Tampilkan postingan dengan label Teror. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teror. Tampilkan semua postingan
Selasa, 15 Mei 2018

Departemen Keamanan PBB Rilis Ciri-ciri Pelaku Bom Bunuh Diri, Ternyata sangat mudah Diketahui

Akhir pekan lalu, serangkaian bom bunuh diri menyerang tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Bom rakitan juga meledak di Sidoarjo dan Mapolres Surabaya. Korban jiwa berjatuhan. Pasca serangkaian bom tersebut beberapa kota di Indonesia menetapkan siaga I terhadap serangan bom.

Seluruh pihak sampai kepolisian memerintahkan seluruh warga Indonesia untuk tetap siaga dan melaporkan setiap gerak-gerik dari orang yang mencurigakan. Ini semata-mata untuk mencegah serangan bom. Sebagai warga biasa, diperlukan kepekaan untuk melihat atau ciri-ciri orang yang mencurigakan. Pakar terorisme ternyata berhasil mengumpulkan ciri-ciri umum yang menandai calon pengebom bunuh diri dari pelbagai insiden. Panduan ini kemudian dikompilasi oleh Departemen Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Berikut ciri-ciri yang harus diwaspadai bagi orang yang ingin melakukan bom bunuh diri:


1. Waspadai orang berpakaian berlebihan

Merdeka.com - Orang seperti itu, dalam dokumen PBB, sangat patut dicurigai. Biasanya, terduga pelaku bom bunuh diri ini akan sangat berkeringat. Orang memakai pakaian banyak kantong atau jenis baggy juga mencurigakan bila suasana di sekitarnya terlihat tidak pas.

2. Curigai orang yang mondar-mandir pada satu titik

Merdeka.com - Pelaku bom bunuh diri, sebaik apapun persiapannya, tetap merasakan gugup sebelum beraksi. Itulah sebabnya mereka seringkali mondar-mandir.

Tapi, saat mondar-mandir itu, mata mereka biasanya menatap satu titik. Calon pelaku ini juga seringkali berbicara sendiri. Cara jalan mereka kadang berbeda dari kebanyakan orang di tempat umum, karena sangat pasti dan bersemangat, sehingga tidak normal.

3. Bentuk badannya tak proporsional

Merdeka.com - Tips ini berkaca pada insiden yang kerap terjadi di Afrika. Pelaku bom bunuh diri di Chad, Nigeria, atau Sudan biasanya adalah perempuan berbaju kurung yang sekilas nampak sangat aneh karena perutnya terlalu besar. Bagian yang tidak proporsional itu ternyata berisi bom berukuran besar.

Kalau tidak disembunyikan di balik baju, bahan peledak ditenteng dengan tas punggung. Jenis pemakai tas punggung inilah yang beraksi di Sarinah beberapa waktu yang lalu. Menurut pakar PBB, jika ada orang yang memegangi tas punggungnya terlalu erat, sebaiknya waspada. merdeka
Senin, 14 Mei 2018

Bikin Resah Masyarakat, Penyebar Hoax Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Polisi menangkap penyebar isu hoax teror bom di Gereja Santa Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pelaku masih diperiksa intensif.

"Iya sudah, sudah (tertangkap)," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Tony Surya Putra, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (15/5/2018)


Namun, Tony belum menjelaskan secara rinci identitas pelaku serta kronologi penangkapannya. Menurutnya, pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman.

"Masih kami dalami, sabar ya," ujarnya.

Isu teror bom di Gereja Santa Anna di Jalan Laut Arafuru Blok A7 No 7, Duren Sawit, Jakarta Timur sebelumnya diketahui oleh petugas Polsek Duren Sawit pada Senin 14 Mei 2018. Polisi mengatakan sekitar pukul 08.00 WIB mendapat panggilan dari pihak geraja ada sebuah mobil melempar benda mencurigakan.

Dalam perjalanan ke TKP, pihak Polsek Duren Sawit juga menerima telepon dari orang yang mengaku polisi. Setelah dikonfirmasi ke pihak gereja maupun pihak kepolisian yang dimaksud pelaku tidak melakukan panggilan ke Polsek Duren Sawit.

Tim Gegana juga melakukan sterilisasi di lokasi tersebut. Berdasarkan hasil penyisiran, lokasi tersebut dipastikan aman. Kabar itu dipastikan hoax. d