Anak Buah Muntah usai Dipukul Pakai Helm Baja, Kombes Ekotrio Diperiksa

shares

Anggota Pusat Pendidikan Administrasi Lembaga Pendidikan Polri (Pusdikmin Lemdikpol) yang dipukul Kapusdikmin Lemdikpol Kombes Pol Ekotrio Budhiniar menggunakan helm baja mengalami luka.



Dilansir Tribun-Video.com dari Tribunnews.com, satu dari tujuh korban disebutkan sempat muntah-muntah, dan yang lain mendapat luka robek dan benjol di kepala.

"Satu sempat muntah, tapi yang lain luka robek di kepala dan benjol di kepala," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018).

Kini perwira menengah tersebut masih diperiksa Itwasum dan Div Propam Polri, sedangkan proses hukumnya ditangani Polda Jawa Barat.

Baca: Beri Gaji hingga Rp30 Juta, Depe Sebut Karyawannya Tak Bersyukur bila Masih Pinjam Uang

"Sedang ditangani oleh Propam, kita periksa. Proses hukumnya dan kondisinya saat ini ditangani oleh Polda Jabar. Kalau Itwasum dan Div Propam dari Mabes Polri karena yang bersangkutan satker (satuan kerja) dari Polri kan itu diklat," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal, ketika dikonfirmasi, Selasa (26/6/2018).

Dalam pemeriksaan terhadap Ekotrio, dicari penyalahgunaan wewenang yang berkaitan dengan pelanggaran kode etik profesi dan kode etik displin.

"Kalau ada terbukti pelanggaran kode etik ya proses tegas," tukas Iqbal.

Sebelumnya, Selasa (27/6/2018) pagi, Kombes Ekotrio dikabarkan mengamuk dan menghajar tujuh anak buahnya menggunakan helm baja.

"Memukuli anggota penjagaan menggunakan helm baja yang ada di meja piket sambil menanyakan anggota piket yang lain. Setelah semua anggota piket terkumpul, kemudian oleh Kapusdikmin langsung dihantam pakai helm baja bergantian di kepala," ujar Iqbal, dalam keterangan tertulis, Selasa (26/6/2018).

Pemukulan tersebut dipicu mobil Ekotrio yang berpapasan dengan mobil katering saat hendak masuk ke markas Pusdikmin Lemdikpol, Bandung, Jawa Barat.

Keduanya tak bisa lewat, sehingga Ekotrio turun dan memarahi petugas jaga lalu terjadi aksi penganiayaan.

Sumber

0 komentar:

Posting Komentar