Dandanan S*ksi dan Bau Alkoh*l, Melda Nekat Lawan Satpol PP
Saat itu Melda yang diduga sedang mangkal diciduk di Bundaran Hasanuddin HM.
Wanita berpostur kurus itu meraung, menarik seragam, dan hampir menggigit tangan petugas.
Petugas yang bosan berdebat lantas mengangkut Melda secara paksa.
Namun, Melda terus berulah di dalam truk. Dia kembali bergumul dengan salah satu petugas wanita bernama Icha.
"Dia sempat merekam wajah saya dengan ponselnya. Mengancam akan melaporkan saya. Silakan saja. Saya bahkan memberi tahu dia nama lengkap saya," kata Icha sebagaimana dilansir laman Prokal, Sabtu (9/6).
Icha yang memiliki tubuh berisi dan mempunyai bekal pelatihan menghadapi amukan massa jelas bukan lawan seimbang bagi Melda.
Melda sendiri berdalih tidak sedang menjajakan diri. Dia mengaku sedang menunggu temannya.
“Mau beli makanan untuk bersahur. Tangan saya ditarik-tarik. Badan saya, kan, jadi sakit," kata Melda.
Namun, petugas Satpol PP Banjarmasin menyangsikan pengakuan Melda.
Petugas menduga Melda berani melawan karena sedang mabuk.
Selain itu, reaksi Melda juga berlebihan. Melda juga meracau saat diajak ngobrol.
"Dengan dandanan seperti itu, mengaku mau sahur pada jam satu malam, saya kira agak mencurigakan," ujar Kasi Tibum Satpol PP Banjarmasin Dani Matera.
Dalam razia itu, petugas juga sempat masuk ke Hotel Raya Rindang.
Dani mengatakan, sebagian PSK diam-diam kabur ke arah hotel.
"Pemilik hotel mengiyakan. Namun, mereka sudah keburu kabur keluar hotel," tambah Dani.
Secara total ada delapan perempuan dan tiga waria terduga PSK yang diangkut petugas. (fud)

0 komentar:
Posting Komentar